"This is not about miles, every mountain has its own beauty to climb"

Peristiwa Gaib pada Pemakaman Amrozi Cs.

Amrozi Cs telah dieksekusi pada tanggal 09 Nopember 2008 pada dini hari sekitar pukul 00.00. Pagi hari jenazah dibawa terbang melalui helikopter menuju Lamongan dan Serang, Banten. Ada kejadian yang sangat unik ketika akan dilakukan pemakaman Amrozi Cs. Suasana menjelang pemakaman Amrozi Cs menyiratkan sejumlah hal gaib. Jenazah Imam Samudra mengeluarkan bau wangi semerbak saat ingin dikeluarkan dari peti mati di Polda Banten. Lulu Jamaluddin di rumah duka, Lopang Gede, Serang, Minggu (09/11), mengatakan, “Ya Allah, jenazah kakak wangi sekali waktu dikeluarkan dari peti. Seperti minyak wangi yang sering dipakainya,”. Peristiwa bau wangi tersebut juga terjadi pada jenazah Al Ghozi, tersangka dengan tuduhan sebagai teroris yang meninggal dunia ditembak polisi Filipina, demikian kesaksian dari seorang kerabatnya tidak diketahui namanya itu. “Jenazah Al Ghozi begitu wangi, ini menunjukkan almarhum mati syahid,” katanya. Keyakinan yang sama juga datang dari Lulu, adik kandung Imam Samudra. Dia mengatakan, “Kakak saya ya pasti mendapatkan tempat yang layak di surga seperti yang dicita-citakannya.”. Wangi yang timbul dari jenazah Imam Samudra ini adalah wangi parfum yang biasa digunakan almarhum semasa hidup, bukan wangi kapur barus yang biasa digunakan bersama kain kafan.

Kejadian aneh juga terjadi di Desa Tenggulun, Lamongan, Jawa Timur, Minggu (09/11) yaitu sekitar satu jam sebelum kedatangan jenazah, muncul tiga burung belibis hitam mengitari rumah Amrozi. Kontan hal ini membuat warga yang memadati area sekitar rumah Hj.Tariyem takjub. H.Ahmad mengungkapkan, “Ini tanda jenazah mereka langsung bertemu dengan Allah. Burung itu bidadari yang menjemput,”. Kedatangan tiga burung tersebut menambah haru suasana dan membuat massa kafilah Syuhada serentak mengucapkan kalimat takbir berkali-kali. Mereka yakin ketiga jenazah akan masuk surga. Lebih dari 7 menit burung tersebut berputar-putar di atas rumah. Seakan memberikan persaksian bahwa mereka adalah syuhada. Tak berapa lama kemudian ketiga burung tersebut terbang berpisah 2 ketimur dan satu ke barat meninggalkan rumah Hj. Tariyem. Bahkan ada yang menyaksikan lafat Alloh dari awan terbetuk diatas rumah Amrozi, meskipun ini terjadi tidak lama.Berbagai karomah yang muncul ini semakin menguatkan keyakinan para pendukungnya dan ribuan umat Islam yang menyaksikannya bahwa ketiganya adalah Syahid. Sesuai permintaan, eksekusi Amrozi Cs berlangsung tanpa penutup wajah. Tak ada rasa takut yang hinggap di diri mereka. Hal ini terlihat pada wajah Imam Samudra yang tersenyum dalam damai seperti sedang tidur saja. Lulu pun mengatakan, “Wajah kakak ganteng banget, senyum, bersih, gemuk. Subhanallah. Saya senang melihat ini dan tidak percaya. Kalau dulu saya sering nonton ini di TV tapi sekarang ini saya alami sendiri,”. (dari warnaislam.com dan berbagai sumber)

Comments are closed.